PARINGIN – Kempanyekan bahaya HIV-AIDS, PT Adaro Indonesia mengadakan kegiatan bertema “Goes to Campus”.

Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Aids Sedunia ini, digelar PT Adaro Indonesia dan mitra kerja di lantai 2 Gedung ITS Mandiri, Balangan, Sabtu (11/12/2021).

Abdul Hamid, selaku perwakilan dari PT Adaro dan mitra kerja, menyebutkan, kegiatan ini muncul dari inisiasi bersama pada saat rapat pelaksanaan hari AIDS Sedunia.

Pihaknya melihat mahasiswa merupakan tingkatan yang rentan tertular HIV-AIDS. Untuk itu diselenggarakanlah kegiatan ini.

Melalui kegiatan ini, paparnya, diharapkan para mahasiswa dapat memberikan edukasi terkait HIV-AIDS. Minimal kepada orang terdekat. Baik keluarga, teman sebaya, ataupun lainnya, supaya terhindar dari HIV-AIDS.

“Karena mahasiswa merupakan agent of change, atau agen perubahan dalam tatanan siklus kehidupan sosial. Jika yang disampaikan adalah hal yang bersifat positif, tentunya akan membuat pemikiran mahasiswa pun menjadi positif, dan terhindar dari perilaku yang menyimpang,” ujar Abdul Hamid, yang juga sekaligus ketua pelaksana kegiatan ini.

Menurut Abdul Hamid, kegiatan yang digelar PT Adaro dan mitra bukan hanya Goes to Campus saja. Rangkaian kegiatannya banyak. Mulai dari Goes to School, Goes to Panti Asuhan, Pondok Pesantren, dan lain-lain, yang dibagi menjadi beberapa tim sesuai dengan kegiatan yang ada.

“Kegiatan yang dilakukan di Ruang Dua Kampus ITS Mandiri ini dihadiri 26 orang dari Jurusan Manajemen Akuntansi angkatan 2019 dan 2021. Tampil sebagai Pemateri dalam kegiatan ini adalah dr Dwi Kartika dari PT SIS.

Terpisah, H Munisih selaku Wakil Direktur Bidang Akademik ITS Mandiri, mengucapkan terima kasih atas kesediaan PT Adaro Indonesia dan mitra kerja melakukan kegiatan ini.

“Semoga para mahasiswa mendengarkan dengan seksama, dan juga dapat menyampaikan materi yang didapat kepada masyarakat. Agar kita semua bisa terhindar dari HIV AIDS dan penyalahgunaannya,” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa dari ITS Mandiri, Syahrin, menyebutkan kegiatan ini cukup positif dan lumayan bagus.

Menurutnya, kegiatan seperti ini lebih baik terus digalakkan. Namun tidak dengan cara yang biasa.

“Misalkan menggunakan cara pendekatan kepada mahasiswa, atau dengan tour keliling, atau dikemas seperti kegiatan Pramuka dan lain sebagainya,” ucapnya.

Syahrin menilai, kegiatan yang dilakukan semacam sosialisasi ini sudah biasa. Sudah sering dilakukan oleh instansi terkait.

“Karena kegiatan yang seperti ini saja, maka tidak bisa dipungkiri para audiens akan bosan,” ujarnya.

Namun demikian, Syahrin tetap mengapresiasi langkah dari PT Adaro Indonesia, dalam mensosialisasikan terkait HIV AIDS ini.

“Saya berharap apabila ada kegiatan seperti ini dapat diikutisertakan,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh PT SIS, PT Demitra Karsa Perdana, PT Budi Anugrah, PT WEIR dan PT BMJ.